XTREME WITH BEAUTY

Cantik Adalah Tantangan Wanita

Posted on: 20/03/2011

Tak berbeda dengan mode, dunia bedah kecantikan pun mengenal tren. Misalnya, bentuk payudara. “Kalau dulu wanita berlomba ingin punya payudara besar, yang sedang digandrungi sekarang adalah payudara yang proporsional dengan ukuran tubuh. Disebut conical breast karena berbentuk kerucut seperti ice cream cone, seperti milik Gisele Bundchen dan Halle Berry,” kata dr. Enrina Diah, ahli bedah plastik di RSCM, Woman & Children Hospital, dan Ultimo. Wanita yang mendambakan bentuk payudara baru, ataupun memperbaiki bagian tubuh lain, tak segan berbaring di meja operasi demi sebuah kesempurnaan.

KRISIS PERCAYA DIRI JADI PEMICU
Romi Sundari (34), ibu rumah tangga, sudah memiliki conical breast seindah bintang-bintang Hollywood. “Payudara baru ini membuat tubuh saya terkesan lebih langsing, dan seksi. Sebelumnya, usai melahirkan dan menyusui 3 anak, payudara saya kendur. Benar-benar mengikis rasa percaya diri! Tampil di depan suami saja saya malu,” kata Romi yang juga menjalani liposuction.

Setelah melahirkan, tubuh Lulu Dewayanti (43), mantan model dan peragawati, juga berubah. Yang paling mengganggu, perut yang membesar setelah melahirkan anak kedua. Ia bukannya tak berusaha. Diet dan olahraga dilakukan, tetapi gagal. “Saya nggak berpikir untuk operasi. Tapi, suami yang kasihan, menganjurkan saya menjalani tummy tuck,” paparnya. Toh, Lulu perlu 4 tahun berpikir. Baru 2008, ia berani melakukannya.

Bagi Aimee Juliet (30), model, MC, dan Duta WITT (Wanita Indoneia Tanpa Tembakau), kepercayaan diri adalah modal utama. Tak hanya untuk bekerja, tetapi juga untuk merasa bahagia setiap hari. Penampilan yang mendekati sempurna adalah dasar kepercayaan dirinya.

Diakuinya, inner beauty saja tak cukup. Ia tak punya problem soal bentuk tubuh dan kulit wajah. “Tapi, gigi saya kurang rapi. Sedangkan hidung, jelas perlu rekonstruksi setelah patah karena terbentur kapal waktu saya bermain jet ski,” lanjut Aimee.

Dokter Enrina memahami bermacam alasan wanita melakukan bedah plastik. Ia sendiri pun berprinsip, penampilan indah bisa menjadi salah satu penentu keberhasilan seseorang dalam berbagai segi kehidupan. Dengan penampilan yang baik, kepercayaan diri seseorang meningkat.

Menurutnya, untuk memenangkan persaingan pekerjaan, penampilan seringkali jadi hal penting. “Kalau ada 2 wanita cerdas memperebutkan sebuah pekerjaan, yang sering terpilih yang penampilannya lebih menarik. Sebab, ia akan merepresentasikan  perusahaan tempatnya bekerja,” jelasnya.

Menurut dr. Nadia Yusharyahya, dokter spesialis kulit dan kelamin di RSCM Kencana Jakarta, sesuai zaman, wanita juga punya konsep yang terus berkembang soal kecantikan. Dulu cukup menguasai teknik make up untuk menutup kekurangan. “Sekarang perkembangan ilmu pengetahuan mendukung wanita tampil cantik. Botoks dan teknik laser untuk mengencangkan wajah sudah jadi bagian dari make up,” kata dr. Nadia yang juga maklum jika bagi sebagian orang, bedah kecantikan jadi solusi masalah penampilan tak sempurna.

Dokter Enrina mengamati, bedah plastik yang paling diminati sekarang ini adalah memperbaiki bentuk tubuh (body countouring). Termasuk mengecilkan perut, lengan, paha, betis, lipatan di bawah leher (double chin), dan membuat bokong lebih berisi. Bedah plastik payudara di urutan kedua (memperbesar, memperkecil, dan mengencangkan (breast lift). Urutan berikutnya barulah facelift, memperindah hidung, menghilangkan kantong mata, membuat lipatan mata, dan lain-lain.

Motivasi di balik keinginan menjalani bedah kecantikan adalah salah satu hal terpenting yang selalu ditanyakan dokter. Idealnya, motivasi pasien adalah untuk dirinya sendiri. Jujur saja, tak sedikit wanita yang berniat menyempurnakan dirinya ‘hanya’ untuk menyenangkan pasangannya. Atau pernikahan guncang, karena suami berpaling pada wanita lain. Menghadapi hal itu, dr. Enrina menekankan, hasil operasi sebaik apa pun tak menjamin suami akan kembali.

Romi, Aimee, dan Lulu tak mengalami hal itu. Keinginan mereka bukanlah untuk atau diminta orang lain. “Meskipun, akhirnya saya senang sekali kalau suami sering memuji penampilan saya setelah operasi,” kata Lulu.

Soal kesempurnaan penampilan, ke manakah wanita berkiblat? Dokter Enrina menyebut Amerika Serikat. Tak heran, ketika film seri Baywatch di televisi hangat diperbincangkan, marak pula permintaan memperbesar payudara.

RISIKO NYERI DAN ANESTESI

Selain motivasi, dokter biasanya mengajak pasien berbicara panjang lebar dahulu. Mulai soal standard operating procedure yang harus dilalui (termasuk tes kesehatan fisik), proses operasi, sampai rasa sakit yang bakal dialami. “Ini penting, karena banyak pasien datang hanya karena ingin cantik secara instan,” kata dr. Enrina, yang mengakui, wanita lebih tahan sakit dibanding pria.
Aimee tergolong pasien yang aktif bertanya. Ia mencatat semua obat yang akan diberikan, lalu mencari tahu fungsi dan efek samping obat tersebut pada kerabatnya, seorang dokter.

Ia memilih operasi hidung tanpa memasukkan benda asing, melainkan mengambil tulang rawan dari balik telinganya. Meski Aimee tahu rasanya akan sakit dan prosesnya lama (menunggu tulang rawan menyatu dengan bagian hidung), Aimee merasa aman. Sempat terpikir menjalani operasi di Singapura, akhirnya Aimee memutuskan melakukan operasi di sini. Agar jika ada keluhan pascaoperasi, mudah menghubungi dokter.

Dokter Enrina mengatakan, Aimee adalah contoh pasien yang cerdas. Khusus soal memilih operasi di negeri sendiri, meskipun pasien fasih berbahasa Inggris, akan tetap sulit baginya untuk memahami berbagai istilah medis di dunia kedokteran. Belum lagi jika terjadi risko pasca operasi.
Dokter Nadia menyatakan hal senada, sebab perawatan pasca operasi juga harus diperhitungkan. “Dokter bedah plastik di Indonesia telah mampu melakukan operasi sebaik di luar negeri,” kata dr. Nadia.

Lulu memilih melakukan operasi di rumah sakit di Indonesia berdasarkan rekomendasi teman. “Dari 2 kali konsultasi dengan dokter, saya merasa nyaman. Saya bahkan mantap menjadwalkan operasi untuk seminggu berikutnya. Tidak mau terlalu lama. Karena, bisa-bisa saya jadi berubah pikiran lagi,” kata Lulu, sambil tertawa. Sebelum operasi, ia menjalani tes darah, tes risiko alergi, dan tes rekam jantung.

Lewat konsultasi mendalam dengan dokter, Romi jadi tahu bahwa hasil operasi payudaranya tidak akan sama persis besarnya di kiri dan kanan. Sebab, secara natural, bentuk payudara kanannya memang sedikit lebih besar dari yang kiri. Sementara, persediaan implan payudara yang ada hanya ukuran standar. Romi bersyukur melihat hasilnya. Sebab ternyata perbedaan ukuran itu tidak terlalu tampak.

Hal penting lain yang harus dibicarakan terlebih dulu adalah soal kebiasaan merokok, minum minuman beralkohol, dan gaya hidup tak sehat lainnya. Soalnya, kebiasaan ini berpengaruh pada proses operasi (obat anestesi) dan kondisi pascaoperasi. Pasien perokok dan peminum alkohol harus menghentikan kebiasaan itu sejak sebelum operasi.

Aimee yang memiliki riwayat asma, sadar benar risiko yang harus dihadapinya, meskipun yang dioperasi ‘hanya’ hidungnya. “Makanya saya tidak sayang mengeluarkan uang ekstra untuk biaya ahli anestesi. Saya sampai bawa ahli anestesi dari luar rumah sakit. Bukan karena tidak percaya pada dokter anestesi yang ada, tapi karena saya sudah kenal dengan ahli anestesi senior yang saya bawa,” katanya.

Proses anestesi harus menjadi pembicaraan serius sebelum seseorang melakukan bedah kecantikan, baik anestesi lokal maupun total. Berikut ini dr. Enrina menyebut prosedur yang harus dilewati pasien:
• Melakukan check up. Jika perlu, dilakukan rekam jantung.
• Memberi tahu alergi yang diderita.
• Menerangkan gaya hidup dan kebiasaan (obat-obatan yang biasa diminum, kebiasaan merokok, dan minum alkohol).
• Anestesi dilakukan oleh dokter ahli anestesi, dan didampingi selama pembedahan berlangsung.
• Memastikan tubuh dalam kondisi sehat, sesaat sebelum anestesi diberikan.

Dokter Nadia mengingatkan, “Pilih dokter yang kompeten, luangkan waktu berdiskusi dengan dokter yang akan melakukan operasi dan dokter yang akan melakukan anestesi. Pahami prosedur dan tanyakan perawatan pasca operasinya. Beritahu dokter jika ada alergi terhadap obat tertentu, sedang minum obat, ada penyakit jantung atau menderita asma,” kata dr. Nadia. Jika tidak, bedah plastik bisa mengancam nyawa (lihat boks: Jantungnya Berhenti 15 Menit).

JANGAN KORBANKAN KESEHATAN

Meski sudah melakukan persiapan matang, di tengah tindakan, bisa saja terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, seperti Aimee. Setelah pemeriksaan panjang, ia mendapatkan ukuran crown untuk melapis giginya. Semua gigi Aimee harus dikecilkan agar bisa ditutup crown.

Sangat sakit rasanya. Aimee sampai minta dokter anestesi memberikan obat lagi, tetapi ditolak. Sepanjang proses pengerjaan gigi, di ujung jarinya dipasang alat pemantau detak jantung. Dokter anestesi selalu duduk di sebelah Aimee yang sedang dirawat oleh 2 dokter gigi.

Di hari ketiga dari total 4 hari operasi yang dijadwalkan, tiba-tiba jantung Aimee berpacu di atas normal. Ia pun mengalami sesak napas. Tindakan pada giginya langsung dihentikan, dan Aimee dipantau ahli anestesi. Setelah 30 menit, keadaan kembali normal. Aimee siap menjalani rasa sakit lagi, tapi dokter memutuskan untuk menundanya hingga esok hari.

Lain lagi saat operasi hidung. Jadwal operasi ditunda hingga 3 kali karena napas Aimee tidak normal (pendek-pendek). “Usai operasi, saya kesakitan.Walau sebelumnya saya sudah diberi tahu bakal sakit. Rasanya seperti habis dipukuli, dan hidung saya dihantamkan ke dinding berulang kali,” ungkapnya.

Aimee juga shock sewaktu gips di hidungnya dibuka. “Saya menangis, meraung, melihat besarnya bengkak di hidung saya. Meskipun dokter sudah menjelaskan, hidung saya akan pulih dalam waktu 2 bulan,” tuturnya.

Dokter Enrina mengatakan, kaget pascaoperasi memang wajar terjadi. Tak hanya yang karena bentuknya belum sempurna, tetapi juga karena ‘terlalu sempurna’. “Biasanya terjadi pada rekonstruksi rahang. Pasien bisa tidak mengenali dirinya sendiri. Perlu waktu bagi pasien untuk merasa nyaman dengan penampilan barunya,” tambahnya.

Lain dengan Lulu. Setelah melalui proses operasi  (dibius lokal dan tertidur) selama 2 jam, kesadaran Lulu pulih. Lulu tidak  pusing atau mual. Melihat kondisinya, esok harinya dokter membolehkan Lulu pulang. “Dokternya juga heran,” kata Lulu, yang rajin olahraga dan jarang minum obat. Sesuai anjuran dokter, 2 bulan Lulu memakai stagen dan sedikit membungkuk saat berjalan. Ia pun cermat menjaga pola makan, rutin latihan yoga dan bersepeda.

Pascaoperasi payudara, Romi harus memakai perban dan penyangga (terbuat dari kain perban yang digulung) di payudaranya selama 3 hari. Di hari ke-10 barulah jahitan dibuka. Romi harus memijat payudaranya selama 1 bulan, agar implan menyatu dengan payudara asli.

Operasi payudara, menurut dr. Enrina, harus dilakukan dengan saksama agar tidak merusak saraf-saraf di sekitar aerola. “Bila tidak, pasien bisa kehilangan sensitivitasnya ketika payudara disentuh. Bisa-bisa, pasien menyesal. Ia akan merasa, hilangnya sensitivitas tak sebanding dengan keindahan payudara yang ia dapat,” katanya.

Pascaoperasi liposuction, Romi merasa panas di perut selama seminggu, berganti mati rasa hingga sebulan. “Tapi ketika jahitan dibuka di hari ketiga, saya senang sekali. Hasilnya sempurna. Berat badan dari 60 kg menjadi 54 kg. Ukuran baju pun berubah,” ujarnya.

Khusus untuk lipposuction, dr. Enrina tidak menyarankan jika dilakukan berbarengan dengan operasi caesar (seperti yang sedang diminati banyak wanita). “Sebab saat itu tubuh sedang tidak dalam kondisi fit, dan masih dipenuhi banyak cairan yang tersisa setelah melahirkan. Sedangkan untuk melakukan lipposuction,  tubuh akan dimasukkan cairan, untuk meluruhkan lemak,” kata dr. Enrina.

Lancar atau tidaknya bedah plastik kecantikan, tergantung kerja sama pasien, dokter, dan rumah sakit. “Jangan tergiur tarif murah, sebab, risikonya Anda mungkin harus bayar lebih mahal. Apalagi bila tidak dilakukan oleh dokter ahlinya. Bisa-bisa bentuk lipatan mata tidak ideal. Atau, operasi hidung, tapi kantong implan terkoyak dan jebol. Jangan pernah korbankan kesehatan,” kata dr. Enrina.

Dokter Nadia juga ingatkan pasien untuk mengetahui efek samping yang mungkin terjadi saat proses operasi berlangsung. Dan memastikan rumah sakit yang dipilih, berfasilitas lengkap dan tahu cara menangani peristiwa yang tak diinginkan selama atau setelah dioperasi.

Lulu, Romi, dan Aimee meluangkan waktu untuk observasi, dan mengeluarkan uang banyak. Tapi, mereka puas pada hasilnya. Lulu menyebut angka Rp100 juta. Romi menyebut jumlah tersebut untuk operasi payudara dan liposuction. Aimee menyebut, untuk rekonstruksi gigi, ia membayar sekitar 1.300 dolar AS untuk satu gigi. Ia rela tidak belanja 2 tahun demi gigi yang indah.

(Sumber : femina-online.com)

Apa pun yang kita lakukan demi kecantikan, ingatlah bahwa segala sesuatunya memiliki resiko. Sebelum melakukannya, berpikirlah dengan matang. Jangan sampai menyesal kemudian hari. Mungkin sebagian dari kita tidak memperdulikan uang yang telah dihabiskan demi kecantikan. Tetapi, hendaklah kita mencintai diri sendiri dan mensyukuri karunia-Nya.

Be beautiful. Be amazing. Be you!

http://www.rahasia-cantik.tk/

-K-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Calendar

March 2011
M T W T F S S
    Apr »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Katalog Cantik bulan April 2011 (pesan di sini)

Daftarkan alamat e-mailmu jika ingin menerima artikel terbaru dari blog ini

Join 5 other followers

Kategori

Lembar Informasi

Informasi Pada Situs Ini (bisa di-search)

Cantik Dalam Diri
Cantik Itu Sendiri
Cantik Adalah Variasi
Perangkat Make-up
Mengenali Bentuk Wajah
Mengenali Bentuk Mata
Model Rambut Sesuai Bentuk Wajah
Wanita Cantik Membuat Pria Stres
Cantik Adalah Tantangan Wanita
Cantik Secara Alami
Tips Tubuh Wanita Ideal
Tips Untuk Kulit Lebih Cerah
Tips Make-up Bibir

Be Beautiful!

Be Amazing!

Be You!

Kehebatan Sosok Wanita

Bisnis Sampingan

Penambahan Uang Saku

d’BC Network

Kontak Penulis

Situs : http://www.rahasia-cantik.tk//
E-mail : k_rina.anggara@yahoo.com
ID Yahoo Messenger : k_rina.anggara
Facebook : Karina Bintang Anggara
Twitter : follow @karina_anggara

Hubungi Penulis

atau untuk pemesanan :

0815 8415 7490
021 989 56106
%d bloggers like this: